Siaga Penuh Jaga Keselamatan, Dishub Bojonegoro Pastikan Petugas PJL Bersertifikat dan Sesuai SOP
Dinas Perhubungan
Tim Publikasi Informasi Publik
"BOJONEGORO – Keselamatan masyarakat di area perlintasan sebidang kereta api senantiasa menjadi prioritas utama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro. Dari pagi hingga malam hari, para petugas Penjaga Jalan L..."
BOJONEGORO – Keselamatan masyarakat di area perlintasan sebidang kereta api senantiasa menjadi prioritas utama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro. Dari pagi hingga malam hari, para petugas Penjaga Jalan Lintasan (PJL) selalu bersiaga penuh untuk memastikan keamanan lalu lintas bagi setiap warga yang melintas.
Dalam upaya memperkuat peran vital PJL, Dishub Bojonegoro memastikan bahwa personel yang bertugas adalah tenaga profesional yang telah memiliki sertifikat keahlian. Selain itu, setiap pelaksanaan tugas di lapangan wajib berpedoman teguh pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, serta didukung oleh penyediaan fasilitas perlintasan yang memadai.
Bagi jajaran Dishub Bojonegoro, menjaga keselamatan masyarakat di perlintasan kereta api bukan sekadar rutinitas atau kewajiban kerja, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang sangat besar. Kehadiran para petugas PJL ini merupakan garda terdepan dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalur kereta api.
Meski demikian, keselamatan tidak hanya bergantung pada petugas, melainkan juga menuntut kesadaran penuh dari para pengguna jalan. Oleh karena itu, Dishub Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melewati perlintasan kereta api dengan mematuhi hal-hal berikut:
-
Patuhi Rambu dan Tanda Peringatan: Selalu perhatikan dan taati rambu lalu lintas serta peringatan dini yang terpasang di sekitar area perlintasan.
-
Jangan Menerobos Palang Perlintasan: Berhenti sepenuhnya di belakang garis aman ketika sirine sudah berbunyi atau palang perlintasan mulai ditutup.
-
Pastikan Jalur Aman Sebelum Melintas: Selalu tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kereta api yang mendekat sebelum melajukan kendaraan.
Mari bersama-sama menciptakan budaya berlalu lintas yang disiplin. Ingatlah selalu bahwa lebih baik berhenti sejenak daripada harus mempertaruhkan keselamatan nyawa. #MelayaniDenganHati