BOJONEGORO – Seiring dengan pesatnya laju pembangunan daerah, pengendalian arus mobilitas masyarakat menjadi salah satu prioritas utama agar aktivitas perekonomian dan keseharian tetap berjalan lancar. Merespons dinamika tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Rapat Pembahasan Kajian Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) kawasan Kedung Keris pada Rabu (23/09/2026).

Fokus utama dari pembahasan ini adalah untuk mengidentifikasi potensi dampak lalu lintas yang timbul akibat aktivitas pembangunan di wilayah tersebut. Melalui forum kajian dan kolaborasi lintas sektor, tim merumuskan serangkaian langkah mitigasi dan pengelolaan lalu lintas yang komprehensif. Langkah ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang maupun potensi kecelakaan di sekitar area proyek.

Dishub Kabupaten Bojonegoro menekankan prinsip bahwa laju pembangunan fisik harus senantiasa berjalan seimbang dengan pemenuhan standar Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Keberhasilan sebuah pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari kemampuannya mengakomodasi mobilitas warga agar tetap aman, nyaman, dan tidak terganggu.

Melalui penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang matang, diharapkan setiap proses pembangunan di Kabupaten Bojonegoro dapat memberikan manfaat maksimal tanpa mengorbankan kenyamanan para pengguna jalan. Dishub Bojonegoro terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi lalu lintas yang adaptif demi kepentingan seluruh masyarakat. #MelayaniDenganHati

Informasi & Layanan Terpadu Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro:

  • 📞 WhatsApp: 081 333 555 695

  • 📸 Instagram: @dishubbjn

  • 🗣️ Tiktok: @dishubbjn

  • 🖥️ Facebook: Dishub Kab. Bojonegoro

  • 🌐 Website: dinhub.bojonegorokab.go.id

  • 📱 Aplikasi (Playstore): Bojonegoro TIC


By Admin
Dibuat tanggal 24-09-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
6 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
44 %