BOJONEGORO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat koordinasi strategis bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) serta PT PLN (Persero) di Aula Dishub Bojonegoro pada Selasa (14/04/2026). Pertemuan ini fokus pada sinkronisasi data dan tindak lanjut meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) guna mewujudkan tata kelola energi yang lebih transparan dan efisien.

Kepala Dinas Perhubungan menegaskan bahwa sinergi antar-instansi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh tagihan listrik PJU di wilayah Kabupaten Bojonegoro akurat dan tepat sasaran. Berdasarkan hasil evaluasi dan survei lapangan, saat ini sedang dilakukan langkah penertiban administratif terhadap sejumlah titik lampu yang sudah tidak aktif atau bermasalah.

Efisiensi Anggaran dan Penertiban ID Pelanggan

Dalam rapat tersebut, dilaporkan bahwa DPKPCK telah mengusulkan penghapusan 114 titik PJU berdasarkan hasil survei terbaru. Selain itu, sebanyak 46 ID Pelanggan (IDPEL) Tagsas telah dinonaktifkan di berbagai wilayah, meliputi UP3 Bojonegoro, Madiun, dan Kudus. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya efisiensi anggaran daerah dengan memastikan pemerintah hanya membayar beban listrik pada titik-titik yang memang berfungsi dan terdata secara sah.

Percepatan Meterisasi dan Validasi Data

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong percepatan validasi data dan penyelesaian proses meterisasi. Dengan sistem meterisasi, penggunaan daya listrik PJU dapat terpantau secara real-time dan akuntabel, sehingga meminimalisir adanya selisih tagihan antara pihak PLN dan Pemerintah Daerah.

Target Rampung Agustus 2026

Guna meningkatkan kenyamanan masyarakat, pada tahun anggaran 2026 ini, DPKPCK juga tengah melaksanakan program pengadaan PJU baru serta pemeliharaan rutin di berbagai titik strategis. Proyek ini mencakup pengadaan 106 IDPEL baru, termasuk penambahan daya, yang ditargetkan selesai sepenuhnya pada Agustus 2026.

Penataan ini juga melibatkan peran aktif perangkat desa dalam proses survei lapangan. Dengan adanya sinkronisasi data yang berkelanjutan ini, diharapkan layanan penerangan jalan di seluruh wilayah Bojonegoro semakin optimal, mendukung keamanan lingkungan, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.


By Admin
Dibuat tanggal 15-04-2026
2 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
36 %
Puas
7 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
57 %