Bojonegoro – Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Penanganan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) terkait rencana kegiatan penggantian Jembatan Mojorejo–Tapelan di Kecamatan Ngraho pada Kamis, 2 Juli 2026. Rapat yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan infrastruktur.
Rapat koordinasi dihadiri sekaligus dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Kanit Kamsel Satlantas Polres Bojonegoro, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, konsultan perencana, serta Tim Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek penanganan dampak lalu lintas yang berpotensi muncul selama pelaksanaan pekerjaan penggantian jembatan. Pembahasan meliputi rencana rekayasa lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, penyediaan jalur alternatif, pemasangan perlengkapan lalu lintas, hingga mekanisme koordinasi antarinstansi selama pekerjaan berlangsung.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh pihak memiliki kesamaan pemahaman terhadap skenario penanganan dampak lalu lintas sehingga pelaksanaan penggantian Jembatan Mojorejo–Tapelan dapat berjalan secara efektif, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, upaya tersebut juga bertujuan untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat serta menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran lalu lintas selama masa konstruksi.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur yang tetap mengutamakan aspek keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat
|
|
|
|
|
Sangat Puas
44 % |
Puas
6 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
50 % |