Bojonegoro – Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro memfasilitasi rangkaian kegiatan Survei Usulan Trayek Angkutan Perintis Terminal Kertonegoro (Kabupaten Ngawi) – Terminal Padangan (Kabupaten Bojonegoro) yang dilaksanakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur pada Kamis, 2 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Bupati Ngawi Nomor 02.19 tanggal 9 Februari 2026 tentang Permohonan Dukungan Eksistensi Layanan Angkutan Perintis dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Wilayah Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2026.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro menerima sekaligus memfasilitasi Tim BPTD Kelas II Jawa Timur beserta instansi terkait dalam rangka pelaksanaan survei lapangan terhadap usulan trayek angkutan perintis yang menghubungkan Terminal Kertonegoro di Kabupaten Ngawi dengan Terminal Padangan di Kabupaten Bojonegoro.
Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting jalur yang diusulkan, menilai kelayakan operasional trayek, serta menginventarisasi potensi kebutuhan layanan angkutan umum masyarakat. Hasil survei akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses evaluasi dan pengembangan layanan angkutan perintis oleh Kementerian Perhubungan.
Melalui fasilitasi yang diberikan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro mendukung kelancaran pelaksanaan survei sebagai bentuk sinergi dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam upaya meningkatkan konektivitas transportasi antardaerah.
Sebagai informasi, apabila usulan trayek angkutan perintis ini direalisasikan, layanan direncanakan akan menggunakan bus medium berkapasitas 24 tempat duduk (seat). Operasional layanan tersebut juga direncanakan memperoleh subsidi dari Pemerintah Pusat selama satu tahun pertama, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan angkutan dengan tarif yang sebagian telah disubsidi. Skema ini diharapkan mampu mendorong minat masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum sekaligus mendukung keberlangsungan layanan pada masa awal operasional.
Diharapkan, usulan trayek angkutan perintis Terminal Kertonegoro–Terminal Padangan dapat menjadi alternatif layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Bojonegoro.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
44 % |
Puas
6 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
50 % |