BOJONEGORO – Suasana pusat kota Bojonegoro tampak berbeda hari ini. Meskipun kegiatan Car Free Day (CFD) ditiadakan sementara, antusiasme masyarakat tetap tinggi menyambut pembukaan Bazar Ramadhan UMKM Bahagia 1447 H. Acara ini diresmikan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah serta jajaran Forkopimda pada Minggu (20/02).

Bazar yang berlokasi di sepanjang Jalan Mas Tumapel dan Jalan Pasar Kota ini menjadi simbol semangat ekonomi lokal di bulan suci. Prosesi pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Setyo Wahono di depan deretan tenda UMKM dengan pengawalan personil Dinas Perhubungan (Dishub) guna memastikan kelancaran acara.

Ramadhan Sebagai Wadah UMKM Naik Kelas

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Beliau berharap bazar ini menjadi solusi ganda bagi warga dan pelaku usaha.

“Kita tahu kebutuhan masyarakat saat Ramadhan sangat meningkat. Bazar ini hadir untuk membantu meringankan kebutuhan tersebut, sekaligus memberi ruang bagi UMKM untuk berpromosi, bersaing, dan naik kelas,” tegas Bupati sebelum membuka acara secara resmi.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bazar ini menghadirkan 40 tenda yang diisi oleh berbagai unsur seperti PKK, GOW, DWP, hingga asosiasi UMKM. Selain itu, tersedia 35 tenda tambahan bagi pedagang di area Alun-Alun yang akan menjadi pusat aktivitas warga menjelang berbuka puasa.

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan di Pendopo Malowopati

Usai meresmikan bazar, rangkaian agenda berlanjut ke Pendopo Malowopati untuk acara Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Setyo Wahono. Dalam suasana khidmat, Bupati memaparkan capaian kinerja setahun terakhir serta menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong kesejahteraan ekonomi lokal melalui program-program yang menyentuh masyarakat bawah.

Informasi Penyesuaian CFD Selama Ramadhan

Terkait aktivitas mingguan masyarakat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menyampaikan bahwa kegiatan Car Free Day (CFD) ditiadakan sementara mulai 22 Februari hingga 22 Maret 2026.

“Peniadaan CFD ini merupakan bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan akan kembali dilaksanakan pada Minggu, 29 Maret 2026,” jelas Welly. Ia menambahkan bahwa selama masa tersebut, arus lalu lintas di sekitar alun-alun akan kembali normal seperti hari biasa.

Dishub Terjunkan 25 Personel Amankan Lokasi

bazar

Guna menjamin kenyamanan pengunjung bazar, Dinas Perhubungan menurunkan 25 personel pilihan. Pengamanan dimulai dengan apel persiapan pukul 13.00 WIB untuk mengatur titik parkir dan mencegah penumpukan kendaraan.

"Fokus kami adalah memastikan akses jalan tetap lancar meskipun volume pengunjung meningkat. Kami pengaturan lalu lintas dan menata parkir sedemikian rupa agar kenyamanan publik tetap terjaga," ujar salah satu koordinator lapangan Dishub.

Petugas bersiaga penuh hingga pukul 20.00 WIB. Setelah aktivitas bazar mereda dan tenda mulai kosong, personel Dishub memastikan situasi lalu lintas kembali normal sebelum meninggalkan lokasi. Sinergi yang kuat antara kebijakan daerah dan kesiagaan petugas lapangan membuat seluruh rangkaian acara pembukaan berjalan sukses dan tertib.


By Admin
Dibuat tanggal 23-02-2026
152 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
36 %
Puas
7 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
57 %